Minggu, 25 Januari 2015

STATISTIKA

Statistik


Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.
Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta hitung cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
a.    Statistik adalah sebuah konstanta atau angka yang diperoleh dari seluruh sampel atas dasar perhitungan matematis tertentu sedangkan
Statistika adalah tehnik untuk mengumpulkan data, menganalisis dan mengambil kesimpulan tentang data dimaksud.


b.    Statistik deskriptif : ilmu yang mempelajari tata cara penyusunan data, penentuan nilai-nilai statistic dan digambarkan kedalam  tabel, gambar diagram dan grafik.
Statistik inferensial : ilmu statistik yang mempelajari tata cara penarikan kesimpulan/keputusan mengenai keseluruhan data atau populasi berdasarkan sebagian data atau sampel dari populasi tersebut.
Perbedaan utama antara keduanya :
Statistik deskrptif tidak bersifat general (tidak bisa diberlakukan kepada seluruh populasi) sedangkan inferensial selalu melakukan generalisasi.
c.     Statistik parametric : adalah statistic yang datanya harus data interval atau rasio dan data dari populasi berdistribusi normal.
Statistik non parametric : adalah statistic yang datanya data nominal dan ordinal  dan data dari populasi berdistribusi bebas.

 Klasifikasi data beserta contohnya :
 
·         Data kuantitatif : data yang berbentu bilangan angka-angka
Contoh : data bahan baku, data jumlah siswa, data gaji karyawan
1.       Data Diskrit : Data yang didapat dari hasil menghitung/membilang.
Contoh=        -      data jumlah siswa
-          Data jumlah kursi
2.       Data kontinum : data yang diperoleh dari hasil mengukur
Contoh=        -      data berat badan,
-          Data jarak tempuh
Data ini ada 3 yaitu Ordinal, interval, rasio.
Data ordinal= Data yang berjenjang/bertingkat
Data interval= data yang jaraknya sama tetapi tidak 0 (tidak absolute/mutlak)
          Dalam data ini meski nilainya 0 tetapi tetap memiliki nilai.
Data rasio= data yang jarakya sama tetapi memiliki nilai 0 yang absolute (0 tidak ada nilainya )
 
·         Data kualitatif : adalah data yang berupa kategori, sifat atau ciri khas tertentu dalam bentuk data gambar, rekaman maupun dokumen.
Contoh : -     Sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju, sangat tidak setuju.
-       Tinggi, sedang, rendah
-       Puas, tidak puas
Sampel yang digunakan dalam penelitian harus representative dengan tujuan agar sampel yang akan diambil datanya benar-benar mewakili keseluruhan data sampel yang dibutuhkan dari populasi.
4. Pedoman umum dalam menentukan uji statistic :
Langkah-langkah dalam membuat tabel distribusi frekwensi :
1.       Menentukan kelas interval
2.       Frekwensi
3.       Nilai tengah kelas atau titik tengah kelas
4.       Menentukan tepi kelas
5.       Menentukan kumulatif kurang dari (batas bawah)
6.       Menentukan kumulatif lebih dari (batas atas )
 Perbedaan antara statistic deskriptif dengan penelitian deskriptif.
      Statistic deskriptif : ilmu yang mempelajari tata cara penyusunan data, penentuan nilai-nilai statistic dan digambarkan kedalam  tabel, gambar diagram dan grafik.
      Penelitian deskriptif : yaitu suatu bentuk penelitian yang tidak membandingkan ataupun menghubingkan, dan hanya terdiri dari satu variable.
Statistik sebagai teknik penyajian data :
      Pada dasarnya penyajian data harus bersifat komunikatif dan lengkap dalam artian data yang akan disajikan dapat menarik perhatian pihak lain untuk membacanya serta mudah untuk memahaminya.
      Penyajian data yang komunikatif penyajiannya dapat dibuat banyak warna. Contoh dalm bentuk diagram, grafik, kurve
Bagian-bagian yang harus ada dalam pembuatan tabel :
1.       Judul tabel
2.       Judul kolom
3.       Nilai data setiap kolom
4.       Sumber data (dimana data diperoleh )
Penyajian data yang bersifat komunikatif dan lengkap artinya data yang akan disajikan dapat menarik perhatian pihak lain untuk membacanya, mudah untuk memahaminya, serta mudah dimengerti dan dipahami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar